SUBANG- BOMEN.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Subang Apud Setiawan, ST., MM
Sebelum dipromosikan menjadi Sekretaris Dinas, Apud Setiawan sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Sekolah Dasar (SD)
Menurutnya ,Program revitalisasi sekolah dasar (SD) dari pemerintah pusat pada tahun 2026 merupakan bagian dari agenda nasional Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Di Kabupaten Subang, sejumlah sekolah mendapatkan kucuran dana ini untuk meningkatkan mutu sarana fisik dan teknologi pendidikan mereka.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai pelaksanaan program tersebut di wilayah Subang:
Mekanisme Anggaran: Proyek revitalisasi ini bersumber dari anggaran pemerintah pusat dan secara regulasi wajib menggunakan mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) di masing-masing sekolah, bukan diserahkan ke kontraktor pihak ketiga.
Cakupan Perbaikan: Fasilitas yang direhabilitasi meliputi ruang kelas, ruang guru, perpustakaan, ruang administrasi, toilet/sanitasi, serta ruang UKS.
Selain fisik, sekolah juga akan menerima bantuan teknologi pendidikan. Ucap Sekretaris Jumat 18 September 2026.
Beberapa Wilayah yang Menerima Manfaat:
Kecamatan Ciasem: Sebanyak 7 sekolah mendapatkan program ini, termasuk di antaranya SDN Sawah Baru dan SDN Sukabakti (dengan anggaran perbaikan fisik mencapai Rp870 juta).
Kecamatan Blanakan: Pelaksanaan proyek di SDN Blanakan saat ini sudah memasuki tahap penyelesaian (finishing).
Kecamatan Serangpanjang: Salah satunya dialokasikan untuk SDN Pasir Luhur dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp1,07 miliar.
Kecamatan Jalancagak SDN Kumpay dan sudah selesai pembangunanya .ujar sekretaris Disdikbud Subang Apud SeyiawanST,MM.











