SUBANG- BOMEN.ID
Proyek Peningkatan Jalan Rigid (Beton Kaku) di Desa Siluman, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Subang sepanjang 387 meter dengan lebar 6 meter merupakan salah satu program pembangunan infrastruktur jalan Kabupaten yang tercatat dalam data perencanaan daerah
Kabid Jalan Dinas P Yu PR Subang Ruskantoaamenyampaikan Anggaran Rp.2 Miliar tersebut dialokasikan untuk mengejar target interkoneksi jalan antar-kecamatan maupun peningkatan jalan lingkungan desa strategis agar tahan lama menggunakan spesifikasi beton rigid.
Menurut Kabid Jalan Ruskanto ST, Karena proyek bernilai besar (sekitar Rp2 miliar), pengerjaan cor beton rigid ini sering mendapat perhatian dan pengawasan ketat dari berbagai elemen masyarakat, media lokal, hingga instansi audit (seperti BPK) untuk memastikan ketebalan beton, kualitas material (LC/beton utama), dan transparansi administrasi sesuai dengan kontrak yang disepakati.
Menurut Kabid Jalan Ruskanto mengaku bersama Tim pengawasan internal di PUPR telah mengukur ketebalan maupun kepadatan cor Beton sudah sesuai dengan aturan yang ada.
Hal tersebut dibenarkan oleh Bagian Laboratorium Asep pihaknya telah melakukan turun kelapangan bersama Tim lapangan mengenai Kualitas ketebalan, kepadatan, dan kekerasan perkerasan kaku (rigid pavement) pada Jalan Kabupaten yang dianggap cukup bagus berdasarkan hasil uji bor inti (core drill/coring) harus memenuhi standar teknis Krmentrian PUPR.
Menurut Asep Saepudin
- Ketebalan Cor Beton
Umumnya untuk skala Jalan Kabupaten, ketebalan rencana berkisar antara 15 cm hingga 20 cm, tergantung pada beban lalu lintas harian (LHR) daerah tersebut.
Ketebalan aktual hasil bor inti tidak boleh kurang dari toleransi spesifikasi (biasanya maksimal minus 5 mm hingga 10 mm) dari ketebalan rencana dalam kontrak proyek. Jika tebal rencana 20 cm, maka hasil coring minimal harus berada di angka19,5.
Sesuai dilapangan .ucap bagian Lab.( Ade)











