SUBANG- BOMEN.ID
Kepala UPTD peralatan dan perbengkelan di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) kabupaten Subang Risedi Hasan didampingi kasubag mengungkap Tugaspoko dan pungsinya .
Menurut Risedi Hasan tugas yang diembannya baru Satu tahun sedang membenahi kegiatan kegiatan yang notabene membantu dari segi pemeliharaan tidak hanya dari perbaikan alat kamipun ada program yang membantu kepada setiap KUD di pantai Utara.
Dimana KUD ini membantu kontribusi kepada PAD Kabupaten Subang ,maka kamipun merupakan ujung tombak dari pemerintah melakukan Normalisasi beberapa bantaran saluran air yang bermuara ke laut.
Dimana perahu perahu kapal Pencari yang melakukan aktifitas mencari ikan dilaut bisa lancar melaut
Kamipun baru melakukan pengerukan saluran air disungai sungai atau muara yang langsung mengalir kelaut pengerukan yang sudah dilakukan di 1.KUD Pajar Sidik,kemudian kedepannya kita bisa melakukan ke 2.KUD Karya Barukemudian ke 3.KUD Bina Bahar. 4.iKUD Tanjung Mataram ,kemudian ke5. KUD Mayangan .
Kepala UPTD mengakui masih keterbatasan Alat Ketuk hanya memikirkan 1 Perahu Ampibi ,adapun keluhannya mahalnya harga bahan bakar Solar.
Secara keseluruhan Worksop memiliki 29 alat berat itupun tidak produktif semua yang efektif ada 11 alat , kebanyakan Ruksak
Yang etektif cuman 11 unit yang bisa membantu setor ke PAD Sedangkan wajib setor PAD dari tahun 2024 kita bisa setor Rp. 175 juta ditahun 2025 terlalu tinggi Terget PAD sebesarRp.1. M,kita cuman bisa setor Rp.211 juta ditahun sekarang 2026!alhamdulilah target PAD nya turun cuman Rp..226 juta sudah Setor ,78 ,% kitapun optimis diakhir tahun bisa terpenuhi dari terget.ujar Kepala UPTD.( H.Ade)











