SUBANG- BOMEN.ID
DP2KBP3A (Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak) aktif melakukan pendampingan keluarga melalui Tim Pendamping Keluarga (TPK) untuk percepatan penurunan stunting dan peningkatan kualitas keluarga.
PLT Kepala Bidang Ketahanan Keluarga Ida Farida, Senin ( 76 April 2026,,) menyebutkan Fokus utamanya mencakup edukasi, konseling, dan pengawasan bagi calon pengantin, ibu hamil, serta baduta/balita. Atif melakukan pendampingan
Program Utama Pendampingan Keluarga oleh DP2KBP3A:
Tim Pendamping Keluarga (TPK): Terdiri dari unsur bidan, kader PKK, dan kader KB yang ditempatkan di desa/kelurahan untuk yang berada di z30 Kecamatan di 245 desa dan 8 kelurahan ,mengedukasi dan mengawasi sasaran berisiko stunting.
Pendampingan Calon Pengantin (Catin): Melakukan pemeriksaan kesehatan, edukasi gizi, dan pencatatan melalui aplikasi seperti elsimil untuk mencegah kelahiran anak stunting baru.
Program Bina Keluarga: Meliputi Bina Remaja (GenRe) untuk mematangkan usia perkawinan, serta Bina Keluarga Balita (BKB).
Kampung Keluarga Berkualitas (KB): Revitalisasi kampung KB sebagai pusat intervensi terpadu untuk pengendalian penduduk dan kesejahteraan keluarga.
Perlindungan Perempuan dan Anak: Memberikan konseling psikologis dan pendampingan hukum bagi anak berhadapan dengan hukum serta korban kekerasan.
Pendampingan ini bertujuan untuk menurunkan angka stunting secara nasional dan meningkatkan Indeks Pembangunan Keluarga (iBangga).
Sasaran utamanya di Subang ini mengejar zero News Stunting.











