SUBANG- BOMEN.ID
DP2KBP3A Subang dibulan April pada percepatan penurunan stunting melalui penguatan pendampingan keluarga beresiko, inovasi kolaborasi lintas sektor, dan optimalisasi kader Pos KB. Target utamanya adalah mencapai zero new stunting dengan intervensi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) serta edukasi calon pengantin dan ibu hamil.
Sekretaris DP2 KBP3A dr H.Samsu Reza menyampaikan,poin-poin utama DP2KBP3A Subang dalam penurunan stunting:
Keberhasilan menurunkan prevalensi stunting, dengan target berkelanjutan menuju zero new stunting di tahun 2025/2026.
Fokus pada edukasi dan pendampingan terpadu kepada kelompok sasaran: remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Meningkatkan kapasitas kader Pos KB sebagai garda terdepan di lapangan (etalase utama) untuk pemantauan dan edukasi.
Melibatkan Kodim, PKK, perangkat desa, dan Baznas melalui program seperti Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) dan inisiatif lokal seperti “TANGTING CEKAT” (Tangani Stunting Cepat dan Akurat).
Memastikan intervensi gizi spesifik (kesehatan) dan sensitif (lingkungan/sanitasi) pada periode krusial 1000 Hari Pertama











