Pemkab Subang  Menyiapkan  Anggaran Untuk Perbaikan Fasilitas Pendidikan  di Tahun 2026  Sebesar Rp.200 Miliar.

banner 468x60

SUBANG- BOMEN.ID

Pemerintah Kabupaten Subang mengalokasikan anggaran besar untuk memperbaiki fasilitas pendidikan pada tahun 2026.


Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menyebutkan, sedikitnya Rp200 miliar disiapkan untuk perbaikan sekolah di berbagai wilayah.

Pernyataan itu disampaikan Agus saat menghadiri kegiatan seremonial Ramadan berbagi 5.000 paket sembako di Kampus 2 Pondok Pesantren Al-Qur’an Ma’rifatussalaam, Dusun Cikondang, Kecamatan Dawuan.

Menurutnya, pada tahun ini Pemkab Subang tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur jalan, tetapi juga mulai serius membenahi sarana pendidikan yang selama ini banyak dikeluhkan masyarakat.

“Alhamdulillah Pemkab Subang tahun ini selain fokus (perbaikan) jalan, juga fokus perbaikan sekolah. Paling tidak, dianggarkan tahun ini Rp200 miliar untuk perbaikan sekolah,” ujar Agus.

Agus menegaskan, pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas layanan publik harus berjalan beriringan dengan keterbukaan pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

Ia juga mendorong warga untuk aktif menyampaikan keluhan atau laporan melalui media sosial pemerintah daerah.

“Keluhan sekarang bisa langsung di medsos. Ada #LaporKangRey, keluhan masyarakat bisa disampaikan langsung,” katanya.

Data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang mencatat terdapat 2.388 ruang kelas SD yang mengalami kerusakan. Dari jumlah itu, 2.079 ruang mengalami rusak sedang dan 309 ruang rusak berat.

Dari total 5.865 ruang kelas SD yang ada di Subang, hanya sekitar 1.975 ruang yang masih dalam kondisi baik, sementara sisanya mengalami kerusakan ringan hingga berat.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, Furwani, menyebutkan kebutuhan anggaran untuk merehabilitasi ruang kelas yang rusak mencapai ratusan miliar rupiah.

“Kebutuhan anggaran untuk memperbaiki ruang kelas SD yang rusak mencapai Rp325 miliar. Namun pada tahun 2026 mendatang, baru bisa direalisasikan sekitar 10 persen karena kemampuan keuangan daerah yang terbatas,” jelas Furwani pada awal November 2025 lalu

Lebih jauh, Agus menjelaskan kegiatan Ramadan Berbagi 5.000 Paket Sembako yang digelar di lingkungan Pondok Pesantren Al-Qur’an Ma’rifatussalaam tersebut selaras dengan visi pembangunan Kabupaten Subang.

Visi tersebut adalah mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif dalam bingkai karya nyata pembangunan berkelanjutan menuju masyarakat yang adil, sejahtera, demokratis, dan religius.

Kegiatan itu menjadi bagian dari Gebyar Ramadan 1447 Hijriah melalui program Distribusi 5.000 Paket Sembako – Berkah Ramadan.

Dengan mengusung semangat berbagi dan memuliakan umat, Ma’rifatussalaam menyalurkan 5.000 paket sembako kepada berbagai kelompok masyarakat, mulai dari guru honorer, pejuang pendidikan, santri penghafal Al-Qur’an, anak yatim, lansia, keluarga prasejahtera, hingga para dai dan tokoh masyarakat di Kabupaten Subang.

Program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di bulan suci Ramadan.( Realis)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *