Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SD Irfan Nurhakiki Menanggapi Adanya pernyataan Komite Sekolah SDN Tanjung RasaKidul yang Menyebut sudah 6 Tahun ngusulkan Tidak ada Tanggapan itu sangat Salah besar.

banner 468x60

SUBANG – BOMEN.ID

Kepala Seksi Sarana dan prasarana di bidang SD Irfan Nurhakiki, menanggapi adanya Komentar dari komite SDN Tanjung Rasa kidul ,yang menyebut Kondisi bangunan SDN Tanjungrasa Kidul, Kecamatan Patokbeusi, Kabupaten Subang, memprihatinkan. Selama enam tahun terakhir, para siswa dan guru terpaksa menjalani kegiatan belajar mengajar di ruang kelas yang mengalami kerusakan cukup parah, terbitan Media online kamis 22/7/2026.

Komite Sekolah SDN Tanjungrasa Kidul, Abdullah, mengatakan pihak sekolah telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Subang. Namun hingga kini belum ada realisasi pembangunan.

“komite sekolah mengaku udah ,6 tahun mengajukan dan melaporkan ke Kadisdik,tidak ada realisasinya..

Menurut IrfanJumat (24/7/2026) jika berbicara harus sesuai data bukan asal ngomong, sekolah Dasar diKabupaten Subang itu bukan hanya SDN Tanjung Rasa, tetapi jumlahnya cukup banyak lebih dari 800 Sekolah belum lagih SMP.

Jika dilihat dari data menurut Irfan Kasi Sarpras SD sudah 3 kali mendapat bantuan rehab SDN Tanjung Rasa kidul tersebut diantaranya 1. Tahun 2018 dapat DAK; kemudian 2. Tahun 2023 dapat rehab dari pemkab dinas pendidikan; 3. Tahun 2025 dapat rehab dari pemkab/dinas pendidikan.

Sementara Sekretaris Dinas pendidikan Apud, mengungkapkan jika mendengar atau menerima laporan dari Sekolah yang mengeluhkan sekolah Ruksak,Justru kita yang Malik bertanya Setiap Sekolah mendapatkan Dana BOS dan ada anggaranya untuk pemeliharaan Inpra strutur Sekolah misal untuk kerusakan ringan Kusen Ruksak, Genting Bocor, cat Tembok ngelupas kenapa Komite sekolah tidak menegurnya pihak Sekolahdikemanakan dana untuk pemeliharaan.

Jika dana pemeliharaan di terapkan yakin tidak akan ada sekolah Ruksak.

Melihat Kondisi banyak Sekolah Ruksak yang selalu dikeluhkan pihak Sekolah, akhirnya Kadisdik Subang mengeluarkan Kebijakan dimana 20% dari dana Bos untuk pemeliharaan harus di terapkan , tinggal pihak sekolah kordinasi dengan konsultan yg di tunjuk pemerintah kordinasi udah dikasih petunjuk,jumlah Siswa berapa, dikali besar bantuan Dana BOS 20 % nya berapa kemampuhan untuk membangun apa Tigal di realisasikan.

Jika itu benar keruksakan berat tim diknas menerima laporan akan turun kelapangan mengecek kondisi lapangan kita bahas dari perencanaan ditahun anggaran 2027, jika mendesak kita lihat dianggarkan Perubahan bisa tidak.ucap Apud.(Ade)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *