Pangkas Anggaran Hibah dialihkan ke Pembangunan Jalan Satu Tahun Jabat Bupati Kang Rey dengan Gerakan Ngabtret di Subang Jalan Hancur Jadi Leucir dan Caang ku Lampu

banner 468x60

Subang- – BOMEN.id
Tepat satu tahun sejak dilantik pada 20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, kepemimpinan Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi memasuki fase evaluasi publik.

Di usia 28 tahun saat dilantik, Kang Rey menjadi salah satu kepala daerah termuda di Indonesia dengan membawa jargon ‘Subang Ngabret’ (Ngawangun Bareng Rakyat).

Alih-alih fokus pada seremoni awal masa jabatan, tahun pertama duet ini diwarnai sejumlah kebijakan strategis yang menyasar pembenahan anggaran, percepatan infrastruktur, hingga reformasi birokrasi

Efisiensi anggaran dan target 320 km jalan

Kebijakan paling menyita perhatian adalah pemangkasan dana hibah tahun 2025 dari Rp90 miliar menjadi Rp4 miliar.

Anggaran tersebut dialihkan untuk program yang dinilai lebih berdampak langsung bagi masyarakat, terutama sektor infrastruktur.

Efisiensi belanja mobil dinas, perjalanan dinas, serta sejumlah pos anggaran lainnya menghasilkan penghematan Rp140 miliar.

Dana tersebut difokuskan untuk mempercepat pembangunan dan perbaikan jalan kabupaten.

Sepanjang 2025, melalui Dinas PUPR, Pemerintah Kabupaten Subang telah menuntaskan perbaikan 92 kilometer jalan dengan anggaran Rp250 miliar.

Capaian ini merupakan bagian dari target besar penanganan 320 kilometer jalan rusak yang ditetapkan rampung secara bertahap hingga 2027.

Memasuki 2026, pemerintah daerah kembali mengalokasikan anggaran Rp174 miliar untuk memperbaiki 55 kilometer jalan kabupaten.

Dengan skema bertahap tersebut, penuntasan seluruh jalan rusak ditargetkan selesai pada 2027.
( H.Ade Bom)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *