Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Mendampingi Bupati meninjau SDN Buah Dua yang sedang amendqpatkan Rehab Ruang Kelas dari Daks di Cisampih Kecamatan Dawuan

banner 468x60

SUBANG-BOMEN.ID

Kadisdikbud Herei Saoapandi mendampingi Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi kembali turun langsung ke lapangan melalui agenda Saba Desa.

Kali ini, Kadisdikbud Subang Heri Sopandi mendampingi Bupati Kang Rey menyambangi wilayah Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang, Jumat (11/9/2026).

Salah satu lokasi yang dikunjungi yakni SDN Buahdua di Desa Cisampih, yang tengah menjalani rehabilitasi ruang kelas.

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan sarana pendidikan berjalan sesuai rencana sekaligus mendukung pemerataan kualitas infrastruktur pendidikan di Kabupaten Subang.

Rehabilitasi ruang kelas tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan Tahun Anggaran 2026, dengan nilai kontrak sebesar Rp199,1 juta termasuk pajak.

Saat meninjau lokasi, Kadisdik yang mendampingi Bupati Subang Kang Rey menyoroti pentingnya percepatan pembangunan sarana pendidikan agar proses belajar mengajar tidak terganggu.

Ia menyebut masih terdapat ruang kelas yang kondisinya memerlukan perhatian, bahkan sebagian harus ditutup menggunakan baliho.

Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur pendidikan secara bertahap.

“Tadi saya lihat bahkan ada yang ditutup sama baliho, kasihan. Secepat-cepatnya, mungkin sebelum saya selesai nanti dengan Pak Wabup, saya ingin semuanya yang ada di Subang selesai,” ujar Kang Rey.

Menurutnya, peningkatan kualitas sarana pendidikan harus berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya para tenaga pendidik.

Di tengah perubahan teknologi dan era disrupsi, Kang Rey mengingatkan para pendidik agar terus meningkatkan kompetensi sehingga mampu memberikan pembelajaran yang efektif dan relevan bagi peserta didik.

“Agar sumber daya manusianya bisa berkualitas,” katanya.

Tegaskan Sekolah Harus Jadi Ruang Aman

Dalam kesempatan tersebut, Kang Rey juga menyinggung peristiwa yang terjadi baru-baru ini di salah satu SMA Negeri di wilayah Pamanukan, Kabupaten Subang.

Tanpa mengabaikan proses yang berjalan, ia meminta seluruh tenaga pendidik menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan evaluasi bersama.

Kang Rey menegaskan tidak boleh ada tindakan amoral maupun penyimpangan yang dilakukan oleh tenaga pendidik di lingkungan sekolah.

Ia secara khusus memberikan imbauan kepada seluruh pengajar di tingkat SD dan SMP Negeri agar menjaga integritas serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

“Saya tidak ingin ada hal itu terjadi lagi. Apalagi di sekolah SD dan SMP Negeri. Imbauan untuk seluruh pengajar dan tenaga pendidik yang berada di Kabupaten Subang, agar jangan sampai ada teman-teman kita melakukan penyimpangan-penyimpangan,” tegasnya.

Kang Rey berharap seluruh tenaga pendidik dapat menjalankan tugas secara profesional dan memberikan pembelajaran yang efektif serta tepat sasaran bagi siswa-siswi di Kabupaten Subang.

“Bisa memberikan pembelajaran yang efektif, tepat sasaran untuk siswa-siswi SD dan SMP di Kabupaten Subang,” pungkasnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *