Kartini Jadi Aksi Nyata Subang Tancap Gas Layanan KB dan Edukasi 1000 HPK

banner 468x60

SUBANG- BOMEN.ID

Dalam semangat memperingati Hari Kartini, Dinas P2KBP3A Kabupaten Subang menegaskan bahwa perjuangan R.A. Kartini dalam memajukan kaum perempuan terus hidup dan relevan hingga saat ini. Perempuan yang berdaya salah satunya tercermin dari kemampuannya dalam merencanakan keluarga yang sehat, berkualitas, dan bahagia.

Bertepatan dengan Peringatan Hari Kartini, Selasa (21/04/2026), Dinas P2KBP3A Kabupaten Subang bersinergi dengan Kemendukbangga/Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat serta UPTD Puskesmas Legonkulon dalam menyelenggarakan pelayanan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Edukasi 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan Edukasi Kesehatan Reproduksi bagi Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kecamatan Legonkulon.

Sebanyak 50 akseptor telah mendapatkan pelayanan kontrasepsi MKJP, dengan rincian Implan sebanyak 28 akseptor dan IUD sebanyak 22 akseptor. Program ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan akses layanan kesehatan reproduksi serta mendukung percepatan penurunan angka stunting sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat turut hadir dan memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Penghargaan khusus disampaikan kepada para kader, bidan, serta PLKB/PKB sebagai garda terdepan yang tanpa lelah memberikan edukasi dan pelayanan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

Selain pelayanan MKJP, sebanyak 200 Keluarga Risiko Stunting (KRS) yang hadir juga mendapatkan edukasi 1000 HPK serta bantuan nutrisi basah yang bersumber dari kontribusi ASN Kemendukbangga, Indofood NSF, dan Rumah Zakat. Adapun sebaran KRS yang mengikuti kegiatan ini berasal dari tujuh desa, yaitu Desa Karangmulya (30 KRS), Desa Pangarengan (30 KRS), Desa Legonwetan (27 KRS), Desa Tegalurung (35 KRS), Desa Mayangan (18 KRS), Desa Legonkulon (30 KRS), dan Desa Bobos (30 KRS). Data tersebut menunjukkan keterlibatan aktif lintas desa dalam mendukung intervensi percepatan penurunan stunting di wilayah Kecamatan Legonkulon.

Dinas P2KBP3A Kabupaten Subang menilai bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pencapaian target pembangunan keluarga dan penurunan stunting. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta elemen masyarakat diharapkan mampu memperluas jangkauan layanan serta memastikan intervensi yang diberikan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Ke depan, Dinas P2KBP3A Kabupaten Subang berkomitmen untuk terus memperkuat edukasi, pelayanan, dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya bagi perempuan dan keluarga risiko stunting. Dengan semangat Kartini Masa Kini, diharapkan semakin banyak perempuan yang mandiri, sehat, dan berdaya dalam mengambil keputusan, sehingga mampu melahirkan generasi yang berkualitas dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045. (ADE,)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *