SUBANG -BOMEN.ID
Pemerintah Kabupaten Subang terus berupaya mengejar target perbaikan ribuan ruang kelas yang mengalami kerusakan. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) Kabupaten Subang, Heri Sopandi, menegaskan bahwa penanganan infrastruktur pendidikan ini menjadi prioritas utama.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat 2.300 ruang kelas dalam kondisi rusak di Kabupaten Subang. Untuk memperbaiki seluruh ruang kelas tersebut, Pemerintah Kabupaten Subang membutuhkan anggaran mencapai Rp700 miliar.
“Kalau kita lihat menurut data itu, ada 2.300 ruang kelas yang rusak. Memang tidak seluruhnya, tapi sekarang sudah tahap penanganan atau perbaikan,” ungkap Heri Sopandi kepada Bomen.id Jumat (17/7/2026).
Heri menjelaskan bahwa perbaikan ini dilakukan melalui berbagai sumber pendanaan, mulai dari Dana BOS, anggaran pemerintah daerah, hingga bantuan dari pusat.
“Kalau kita hitung dari anggaran Dana BOS yang ada untuk sarana prasarana di Kabupaten Subang ini, khususnya ruang kelas ini, sekitar 50 miliaran masuk ke perbaikan ruang kelas,” terang Heri.
Terkait mekanisme bantuan pusat, Heri menjelaskan bahwa pihaknya kini menggunakan program Revit (Revitalisasi) sebagai pengganti program lama, yaitu DAK.
“Untuk Revit itu kan verifikasi dan menentukan yang berhak sekolah menerima dan tidaknya itu langsung dari pusat. Kita hanya mengajukan sekolah-sekolah yang dikategorikan rusak itu ke pusat,” jelas Heri.
Ia menargetkan pada tahun 2026, sekitar 20 persen dari total ruang kelas yang rusak dapat terselesaikan. Heri pun optimistis target pembangunan akan tercapai dengan adanya kolaborasi antara APBD dan dana pendamping lainnya.
Kerusakan ruang kelas yang cukup signifikan saat ini paling banyak tersebar di tingkat Sekolah Dasar (SD) di berbagai wilayah Subang. Menanggapi hal tersebut, Heri mengajak para “Inohong” pendidikan di Subang untuk tetap bersinergi dalam mengawal proses pembangunan ini.
“Sekarang fokus semua ke sarana prasarana, direhab kelas dan mebeler yang diutamakan. Saya yakin dengan perangkat yang ada, kepemimpinan Pak Bupati Reynaldi ini bakal tuntas,” pungkas Heri. (H.Ade)











