SUBANG- BOMEN.ID
Jembatan Cibanggala merupakan jembatan yang membentang diatas sungai cikeuruh sepanjang 40 M,dengan lebar tidak kurang dari 1,2M yang menghubungkan antara desa. Cibanggala kecamatan Kalijati dan desa cimayasari kecamatan Cipeundeuy kabupaten Subang .
Jembatan tersebut yang dibangun pada tahun 2025 dengan menghabiskan anggaran sekitar Rp.390 juta tersebut bagian pondasi penahan batang besi sudah terkikis derasnya aliran deras nya sungai cikeruh.
Kepala Bidang Jembatan Ida Nursanti Selasa (23/6/2026) dikantornya menyampaikan dianggarkannya di tahun ini untuk pembuatan Beronjong dan tembok pondasi badan jalan itu dikarenakan kondisi badan jembatan sudah terkikis derasnya sungai cikeuruh.
Menurut Ida, yang memenangkan proyek tersebut CV Pandan Waringin
Lama pekerjaan Jembatan Pekerjaan 90 hari kalender pekerjaan bua Bronjong penahan pondasi yg tergerus Air.
Pagu anggaran yang sekarang di kisaran Rp p.200.000.000, diambil harga penawaran Rp.199 500.000,
Sementara H.Rohlin merupakan di rekuur CV.Pandan Waringin ,mengungkapkan ,benar adanya bahwa pemenang tender Proyek Cibanggala itu dirinya , namun pagi anggaran sebesar itu digunakan untukembuat Beronjong dan membuat tembok badan jembatan agar lebih kuat enahan derasnya air sungai cikeruh.
Menurut H. Rohlin Anggaran Rp200.000.000 kurang ideal untuk pembangunan bronjong dan tembok pondasi kecukupannya untuk Jembatan Cibanggala kondisi dilapangan pada kedalaman, dan volume erosi sungai.
Dengan estimasi tersebut, memang mendapatkan paket pekerjaan yang mencakup material: Kawat bronjong anyaman pabrik, batu kali/gunung, dan kawat pengikat.
Yang jadi permasalahan sekarang itu semua pada tahun, kesatu barang nya mahal dan sulit dipesannya karena banyak tambang galian Adi tutup.
Kemudian ada barang sangat jauh kelokasi pekerjaan karena tidak bisa dilalui mobil jembatan hanya khusus untuk lewat motor saja.
Terpaksa tambah ongkos angkut barang Batu maupun pasir dan semen karena jalan yg dilewati jalan setapak lewat sawah dan kebun .











